Demam betulan. :D Ya, sejak Jum’at sore saya demam, menjadi betulan karena setelah saya minumi obat paten tidak kunjung sembuh. Maka sore ini, sesuai anjuran yang tertera pada kertas pembungkus obat “Jika sakit berlanjut hubungi dokter”, saya memeriksakan diri ke apotek 24 jam yang ada di dekat rumah, kenapa harus ke apotek 24 jam? Karena ini hari Minggu dan di apotek inilah selalu terdapat dokter jaga.
Seperti biasanya, ditanya keluhannya apa, periksa sana-sini serta “tensi” dan tidak ada sesuatu yang mengejutkan soal sakit saya. “Mas ini demam dan radang, saya beri antibiotik ya…”
Namun waktu dokter menuliskan resep, sambil bertanya kepada saya, “Mas sudah kerja atau masih kuliah”, saya jawab, “Sudah kerja, Dok”, dan pandangan dokter yang semula menatap resep berubah pandangan ke arah mata saya, “Mau penghasilan ekstra? Perluas”Netwok”“. “Maksudnya bagaimana, Dok?” lalu dokter itu meninggalkan kertas resep dan mengambil secarik kertas HVS dan mulai menerangkan kepada saya, “Jika kamu ikut MLM, teman kamu akan banyak dan kamu akan banyak memperoleh ilmu-ilmu tentang kesehatan” … “Jadi kamu tidak usah sering-sering ke dokter lagi untuk periksa”.
… sembari dokter terus menerangkan salah satu profil MLM saya menyimak dengan terus terbatuk-batuk (buatan) ….
Mimik saya yang menunjukan tidak peduli dengan promosi MLM tersebut membuat si dokter dengan sendirinya memberikan resep yang memang sudah saya lirik dari tadi.
Setelah saya keluar dari ruang dokter dan menebus resep di apotik, saya bertanya kepada pegawai apotek yang kebetulan teman saya, “Mas, pak blablabla dokter baru ya?”, dia menjawab “Iya mas, dari Surabaya. Pasti ditawarin produk ya mas? Belum tau mas Andre mungkin (sambil njegeges)”.
Ehm…. Apakah “menyelam sambil minum air” seperti praktek dokter itu tadi tidak melanggar kode etik kedokteran? Saya kurang paham, tapi rasanya sih itu tidak wajar. :D
Yang terakhir kenapa harus tau saya? ha ha ha.. sudahlah, tak penting.. ;)
0 comments:
Post a Comment