Saturday, July 17, 2010

Suka atau tidak suka, kata-kata ini telah meluncur di account @andreansaputro ,
"Blogger jago kandang dan cuma mikirin monetize, sekali-sekali dedikasikan pengetahuan internet anda ke masyarakat.. #unfollowjikamenyakitkan".

Sungguh ekstrim dan terkesan memojokan. Tapi itulah idealisme, harus dikeluarkan daripada mengumpat dan hanya jadi follower.

Kemarin ada acara besar di Kota Solo, Solo Int'l Contemporary Ethnic Music Festival 2010 (#SIEMFest2010). Nah disitulah, kami para blogger dari komunitas blogger Bengawan, diminta untuk menyiarkan acara itu secara live lewat Streaming via internet. Tidak tanggung-tanggung, selama 5 malam penuh kami para blogger menginvestasikan waktu, tenaga, dan pikiran (termasuk jempol) untuk acara di atas.

Kenapa ini investasi? Monetize donk? Bukan!! Inilah investasi blogger untuk Humanity, Goverment, dan masyarakat luas. Mungkin masyarakat Indonesia belum semuanya tau apakah itu blog, siapa itu blogger dan anggapan miring tentang internet sudah menyeruak pasca kasus seleb yang main kodok-kodokan itu. Inilah invest kami, inilah blogger yang turut mengembangkan ICT di Indonesia. Menjaga ritme perkembangan teknologi dan menyelaraskannya di kehidupan sehari-hari.

Internet tidak hanya berlaku bagi para penipu atau affiliater yang berkedok motivator, internet bisa digunakan untuk perbaikan di negri kita ini. Dengan teknologi internet, para bule di Kutub Utara pun bisa melihat kebudayaan kita. Malaysiapun mungkin meradang dengan pameran ini. Dan tentunya, peran blogger yang melek internetpun akan semakin mengedukasi masyarakat Indonesia yang lagi bertumbuh dalam penggunaan internet.

Pun dengan pemanfaatan social media, pada waktu acara diselenggarakan jempol para blogger juga aktif menyuarakan acara tersebut. Livetweet, sarana yang paling ampuh untuk mengguiding para pemirsa dari ranah twitterland. Dan nyatanya, baik Facebook atau Twitter, sama ampuhnya untuk menghandle promosi livestream di acara-acara yang kami ingin siarkan pada penggila social media.

Ini bukan motivasi blogging, bukan angin surga, bukan kata pemikat ala internet marketer. Tapi inilah kesadaran dan tindakan. Karena memang tidak ada yang menyuruh kita untuk jadi blogger, dan setiap orang pantas untuk membantu memajukan Indonesia dan Indonesia pantas mengajukan blogger sebagai ujung tombak dalam memerangi "kelabakan karena keterbelakangan teknologi".
Kalau bukan blogger, siapa lagi?? *itu bahasa sombongnya...