Jreng! Hari ini saya menulis dua tulisan di blog ini. Tulisan sebelumnya adalah tentang hobi baru-baru saja ini, nyinyir. Ya, menyiyiri logo PERBASI yang tersemat logo DELL. Sudahlah tak usah dibahas lagi, sudah keluar kok unek-uneknya.
Ngomong-ngomong soal hobi, saya sedang menikmati aktivitas mengabadikan yang unik dimata saya dengan kamera ponsel dan kamera poket harga sejutaan yang punya. Tentu saja sebagai makhluk yang bernama blogger, saya wajib mengotori penyimpanan awan yang ada diawang-awang itu dengan hasil bidikan saya.
Dengan sadar, sekarang saya lebih sering bertutur di blog yang saya buat untuk menampung hasil bidikan itu. Dan jarang sekali masuk dashboard blog ini. Kenapa, karena memang saya sedang menikmati dashboard blog sebelah.
Di blog ini waktu awal-awal, setiap bulannya pasti ada saja tulisan yang tersaji. Namun sekarang, kadang ada arsip bulanan yang terlewat. Namun saya tidak berhenti menulis kok, saya hanya berpindah tempat untuk menulis saja.
Ya, aktivitas di blog sebelah mengubah cara menulis saya. Disana, saya hanya menulis 2-3 paragraf (kadang malah hanya satu baris). Berbeda perlakuan jika saya menulis disini. Bisa sampai berdarah-darah. hehe
Sebagai rekam jejak perjalanan saya ngeblog, saya pernah menuliskan artikel ini Tulisan Panjang, Tulisan Pendek. Apa Masalahmu? (9 Maret 2010) Tulisan ini saya buat ketika dulu saya senang menuliskan tulisan dengan panjang lebar dan sering berkunjung ke blognya mas Iskandaria yang terkenal suka menulis dengan panjang lebar baik di artikel ataupun saat berkomentar.
Dengan berfotoblogging, saya merasakan bahwa saya juga sedang belajar berdeskripsi. Perlu diketahui bahwa berfotoblogging itu beda dengan upload foto. Dalam berfotoblogging, setiap foto yang diunggah biasanya harus ada deskripsi tentang foto itu sendiri. Bisa berupa keadaan lokasi, objek yang difoto, fungsi, dan banyak sekali yang bisa digali dari foto tersebut. Saya sering kali berimajinasi lewat cerita dari objek itu sendiri. Banyak yang absurd malah. hahaha.
Ya. Dengan deskripsi lewat cerita 2-3 paragraf yang saya buat dan relevansi deskripsi lewat foto yang saya unggah dalam fotoblog itu. Saya tidak kepayahan meyakinkan orang lewat "latar belakang masalah". Sudah ada fotonya, saya hanya menceritakan. Karena tidak adanya latar belakang masalah itu, jadi minimal saya bisa menghemat 3-5 lembar kertas HVS 2-3 paragraf.
[caption id="attachment_1985" align="aligncenter" width="518"]
Rambut mbak Sasha[/caption]
Hasil visual yang dihasilkan dari foto, nyatanya membuat saya lebih mudah untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang apa yang saya ingin bagikan. Contohnya saat menelurkan artikel Birokrasi Pewarnaan, saya malah bisa membuat cerita yang berunsur deskripsi cara penggunaan serta membandingkan. Bukan sekedar saya memotret rambut mbak Sasha semata.
Dengan keleluasaan menceritakan sebuah tangkapan dari apa yang saya ketahui dan lihat sendiri itulah yang membuat saya ketagihan. Gampangnya, saya sedang berkomunikasi dengan pikiran saya sendiri dalam berututur melalui gambar. Disediakan waktu dan tempat untuk berkhayal itu memang bikin nyaman.
---
Blognya rame dikunjungi atau tidak? Tidak! Ya sama seperti blog ini. Sudahlah rame atau tidak itu tidak jadi masalah. Saya menganggap blog itu bukan wadah komentar. Blog bagi saya hanyalah wadah dimana saya bisa berbagi, itu saja.
Terlebih untuk wadah foto itu, saya malah berterimakasih dengan keberadaan layanan Posterous dengan berbagai kemudahan yang ditawarkannya. Salah satunya fasilitas mengunggah konten melalui email. Itu sangat membantu. Karena saya tidak mungkin akan menempatkan satu persatu gambar dan cerita saya lewat Microsoft Word. *tidak bisa membayangkan*
Ya inilah tulisan panjang saya setelah menemukan kesenangan baru di lain tempat. Semoga Anda menikmati dan maaf jika malah ngelantur dimana-mana. hihihi...
Note: daritadi saya tidak menyebut kalau foto-foto saya bagus lho ya. Karena saya memang bukan fotografer. Tapi saya tetap berusaha untuk memotret agar enak dipandang biar tak terkesan asal-asalan. :D
Ngomong-ngomong soal hobi, saya sedang menikmati aktivitas mengabadikan yang unik dimata saya dengan kamera ponsel dan kamera poket harga sejutaan yang punya. Tentu saja sebagai makhluk yang bernama blogger, saya wajib mengotori penyimpanan awan yang ada diawang-awang itu dengan hasil bidikan saya.
Dengan sadar, sekarang saya lebih sering bertutur di blog yang saya buat untuk menampung hasil bidikan itu. Dan jarang sekali masuk dashboard blog ini. Kenapa, karena memang saya sedang menikmati dashboard blog sebelah.
Di blog ini waktu awal-awal, setiap bulannya pasti ada saja tulisan yang tersaji. Namun sekarang, kadang ada arsip bulanan yang terlewat. Namun saya tidak berhenti menulis kok, saya hanya berpindah tempat untuk menulis saja.
Tidak lagi menulis panjang lebar
Ya, aktivitas di blog sebelah mengubah cara menulis saya. Disana, saya hanya menulis 2-3 paragraf (kadang malah hanya satu baris). Berbeda perlakuan jika saya menulis disini. Bisa sampai berdarah-darah. hehe
Sebagai rekam jejak perjalanan saya ngeblog, saya pernah menuliskan artikel ini Tulisan Panjang, Tulisan Pendek. Apa Masalahmu? (9 Maret 2010) Tulisan ini saya buat ketika dulu saya senang menuliskan tulisan dengan panjang lebar dan sering berkunjung ke blognya mas Iskandaria yang terkenal suka menulis dengan panjang lebar baik di artikel ataupun saat berkomentar.
Hitung-hitung belajar mendeskripsikan apa yang saya lihat
Dengan berfotoblogging, saya merasakan bahwa saya juga sedang belajar berdeskripsi. Perlu diketahui bahwa berfotoblogging itu beda dengan upload foto. Dalam berfotoblogging, setiap foto yang diunggah biasanya harus ada deskripsi tentang foto itu sendiri. Bisa berupa keadaan lokasi, objek yang difoto, fungsi, dan banyak sekali yang bisa digali dari foto tersebut. Saya sering kali berimajinasi lewat cerita dari objek itu sendiri. Banyak yang absurd malah. hahaha.
Dan akhirnya saya menemukan kesenangan
Ya. Dengan deskripsi lewat cerita 2-3 paragraf yang saya buat dan relevansi deskripsi lewat foto yang saya unggah dalam fotoblog itu. Saya tidak kepayahan meyakinkan orang lewat "latar belakang masalah". Sudah ada fotonya, saya hanya menceritakan. Karena tidak adanya latar belakang masalah itu, jadi minimal saya bisa menghemat 3-5 lembar kertas HVS 2-3 paragraf.
[caption id="attachment_1985" align="aligncenter" width="518"]
Hasil visual yang dihasilkan dari foto, nyatanya membuat saya lebih mudah untuk mengeksplorasi lebih dalam tentang apa yang saya ingin bagikan. Contohnya saat menelurkan artikel Birokrasi Pewarnaan, saya malah bisa membuat cerita yang berunsur deskripsi cara penggunaan serta membandingkan. Bukan sekedar saya memotret rambut mbak Sasha semata.
Dengan keleluasaan menceritakan sebuah tangkapan dari apa yang saya ketahui dan lihat sendiri itulah yang membuat saya ketagihan. Gampangnya, saya sedang berkomunikasi dengan pikiran saya sendiri dalam berututur melalui gambar. Disediakan waktu dan tempat untuk berkhayal itu memang bikin nyaman.
---
Blognya rame dikunjungi atau tidak? Tidak! Ya sama seperti blog ini. Sudahlah rame atau tidak itu tidak jadi masalah. Saya menganggap blog itu bukan wadah komentar. Blog bagi saya hanyalah wadah dimana saya bisa berbagi, itu saja.
Terlebih untuk wadah foto itu, saya malah berterimakasih dengan keberadaan layanan Posterous dengan berbagai kemudahan yang ditawarkannya. Salah satunya fasilitas mengunggah konten melalui email. Itu sangat membantu. Karena saya tidak mungkin akan menempatkan satu persatu gambar dan cerita saya lewat Microsoft Word. *tidak bisa membayangkan*
Ya inilah tulisan panjang saya setelah menemukan kesenangan baru di lain tempat. Semoga Anda menikmati dan maaf jika malah ngelantur dimana-mana. hihihi...
Note: daritadi saya tidak menyebut kalau foto-foto saya bagus lho ya. Karena saya memang bukan fotografer. Tapi saya tetap berusaha untuk memotret agar enak dipandang biar tak terkesan asal-asalan. :D
foto.andre.web.id itu Blognya yah mas.? waaaw, mantap menurut saya, mendiskripsikan lewat gambar. Tapi kenapa mas Gak pake tumblr.? hehhe
ReplyDeletebetul mas.. Lebih suka pake Posterous. Lumayan ramah jika koneksi internet lagi masuk angin.. :D
ReplyDeleteBagus, bagus, sudah saatnya Mas Andre punya photoblog. :mrgreen:
ReplyDeleteKalo gak ada ide nulis panjang lebar, langsung keluarkan koleksi foto yang ada. :D
Fotoblognya mas Asop juga keren lho... :D
ReplyDeleteselamat pagi bos...waow ...keren bos potonya mnstab hehe
ReplyDelete