Monday, November 19, 2012

Sebagai pengguna Mac OS X "kemarin  sore" dan sebelumnya terbiasa dengan Windows 7, awam ini sudah secara default akan memanfaatkan XAMPP atau MAMP (untuk Mac) untuk menjadikan komputer sebagai server lokal dan untuk menangani database.

Pertimbangan saya untuk meninggalkan MAMP dan mencoba memasang komponen-komponen web server (Apache, PHP, MySQL) secara manual pada Mac Mini adalah:

  • MAMP seringkali rewel. Terkadang hanya Apache Servernya yang berwarna hijau, sedangkan MySQL tidak jalan. Jika sudah teratasi, maka ada lagi masalah lain, seperti penggantian password root yang harus mengganti script-script yang ada pada /bin MAMP. Tidak praktis.

  • Port default MAMP adalah :8888 dan ketika menggantinya ke port :80, memerlukan waktu lagi untuk mengkonfigurasi. Jika tidak, maka penulisan lokasi di browser menjadi sangat menyebalkan bagi saya karena harus mengetikkan :8888 di belakang localhost. Misal:localhost:8888/wordpress.

  • Tidak perlu lagi menyalakan control panel MAMP untuk memulai proses pengembangan website di komputer lokal.


Setelah saya tanya mbah Google tentang cara untuk membuat saya dapat meninggalkan MAMP, saya dipersilakan untuk mengunjungi blog milik Luke Jones tentang cara menjadikan Mac OS X sebagai server lokal.

Namun ada satu catatan tentang tutorial dari Luke Jones di atas. Langkah yang dituliskan untuk menginstall MySQL adalah dengan Homebrew. Nah saya sempat tertahan beberapa jam saat menginstall lalu mengkonfigurasikan MySQL via Homebrew karena tidak berjalan mulus di Mac saya.

Namun, karena mbah Google berbaik hati maka saya ditunjukan jalan untuk melakukan instalasi MySQL dengan cara "standar", yaitu dengan mengunduh paket MySQL yang sudah disediakan oleh MySQL-nya sendiri. Anda bisa melakukan step by step instalasinya dengan mengikuti tulisan dari blog Coolest Guy on The Planet.

Langkah dari kedua tutorial di atas berhasil berjalan baik di Mac Mini mid 2011 dan menggunakan Mac OS X 10.7.1.

Untuk mengganti PHPMyAdmin, saya menggunakan Sequel Pro yang banyak disarankan oleh para pengguna Mac dalam mengatur database.

0 comments:

Post a Comment