Monday, August 23, 2010

@Kingdomofeaaa, @KingdomofTif, dan kingdom-kingdom yang lain sedang gemar menjangkiti permainan 140 kata yang bermerk Twitter. Akun kingdom itu tentunya mempunyai masalah tersendiri sehingga dibahas di postingan ini. Pokoknya mereka adalah tersangka disini.

Seperti halnya penjahat yang menggangu ketentraman warga twitterland. Account yang identik dengan kingdom juga memiliki pekerjaan yang sama. Mereka selalu mengincar kata kunci di setiap twit yang berisi incaran mereka. Ada yang berupa kata #tif, #eaaa, hashtag, dan lain-lain. Mereka bekerja secara otomatis. Dibuat oleh orang tetapi dikendalikan oleh suatu algoritma atau gampangnya mesin yang sudah terprogram secara otomatis. Program seperti ini biasa disebut Bot.

Menurut hasil pencarian di Google, bot adalah program yang bekerja secara otomatis. Program bot biasanya diprogram untuk berlaku seperti jika dioperasikan oleh seseorang. Misalnya dalam IRC sebuah bot dapat kita lihat sebagai user biasa, sedangkan dalam WWW, sebuah bot biasanya ditugaskan untuk mendownload halaman web dari Internet secara otomatis.

Nah, di dalam permainan Twitter, bot adalah sebuah akun twitter yang dibuat oleh seseorang untuk melakukan Retweet (RT) terhadap hasil pencarian twit (kicauan) yang mengandung kata kunci sesuai yang di program oleh pembuat bot secara otomatis.

Sang empunya akun bot tersebut tidak lagi memilah-milah twit orang lain secara manual. Semua berjalan otomatis. Seperti pada waktu kita menghubungkan feed blog di mesin auto new post publish via Twitter di Twitterfeed dan Google.

Ilustrasinya demikian



Obama sebagai pembuat bot bernama Anang dan memerintahkan Anang untuk mencari tweets dengan kata kunci #eaaa. Boot bernama Anang ini akan ke TKP (Tweet) yang ada kata #eaaa lalu melakukan RT. Obama sebagai pembuat tidak usah lagi menyibukan diri dengan Twitter ber #eaaa. Dia melakukan tugas negarapun juga ngga masalah karena sudah ada bot yang bernama Anang yang tidak pernah lelah mengeksekusi perintah dari Obama.

Tidak perlu gusar menanggapi ulah bot ini. Mereka bot yang masih lemah, tidak semua kata kunci, semisal #eaaa bisa terdeteksi olehnya. Sebagian luput karena cepat dan banyaknya kata #eaaa dilepaskan oleh warga twitterland. Selama ini --yang saya tahu-- program otomatis ini berjalan lewat layanan Twitterfeed.

Pesan yang terakhir, jangan follow akun bot ya. Terkecuali anda yang memang suka nyepam / nyampah di timeline. :D

Thursday, August 12, 2010

Buku elektronik atau dengan istilah saya sendiri buku monitor saat ini tengah menjadi trend di kalangan blogger. Tak hanya untuk bahan referensi, tapi ebook sudah menjadi bahan karya yang bisa diberi apresiasi. Selain menjadi alternatif untuk berbagi secara cuma-cuma (kebanyakan ebook memang gratis), ebook bisa digunakan untuk meningkatkan kepopuleran penulisnya. Setidaknya di jagat online.

Nah, bicara tetang populer, tentunya kata ini identik dengan seleb atau orang terkenal. Sama seperti yang akan dibahas di postingan ini adalah Apresiasi Andre.Web.Id tentang ebook 3 Langkah Menjadi Seleblogger yang dibuat oleh seorang blogger Jawa Timur yang cukup nyeleb, Agus Siswoyo.

Jangan buru-buru menemukan isi ebooknya, yang nantinya akan di teas disini. Ada baiknya saya bercerita dulu tentang Agus Siswoyo. Ciri-ciri yang paling khas darinya adalah kemauan yang "Super Niat" dalam menulis. Sepertinya dia sudah mendedikasikan hidupnya untuk menulis. Blognya tidak pernah sepi dari komentar. Tulisannya pun juga tidak jauh-jauh dengan dunia blogging yang pastinya akan banyak tulisan di dalamnya. Saking semangatnya nih, Agus Siswoyo sempat mengadakan Kontes Menulis yang tidak di sangka banyak yang ikut dan meramaikannya. Termasuk saya salah satunya, meskipun belum menang :D  Yah, banyak yang bisa dipetik dari pribadi dan motivasinya dalam dunia perbloggingan di Indonesia. Entah dari niat, semangat atau ide-ide tulisannya.

Satu hal yang paling saya suka dari ebook 3 Langkah Menjadi Seleblogger ini adalah adanya peta motivasi blogging. Memetakan motivasi blogging adalah salah satu hal yang terpenting dalam kehidupan berblogging. Nih ya, saya bisa tunjukan beberapa motivasi-motivasi blogging yang ada.

  • Personal Branding. Untuk motivasi jenis ini, yang dipentingkan adalah ketenaran dan mendapat nama baik dalam satu komunitas tertentu. Tulisan-tulisan blog sengaja diciptakan untuk membentuk persepsi pembaca agar percaya kepada kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki sang pemilik blog.

  • Perjuangan Idealisme. Bagi sekelompok manusia yang memiliki kesamaan visi dan misi kehidupan, membangun komunitas blog bisa menjadi media yang tepat dalammemperjuangankan idealisme mereka. Tak jarang, motivasi ini turut diselipkan upaya membangun branding bagi blogger yang berada di luar „lingkaran? mereka.

  • Menyimpan dan berbagi ilmu. Menyadari adanya keterbatasan otak manusia dalam menampung banyaknya data, maka seorang blogger menuliskan informasi yang diketahuinya ke dalam artikel. Selain untuk arsip pribadi, diharapakan juga mampu memberi manfaat kepada setiap pengunjung blog yang mampir.


Nah dari ketiga motivasi di atas (sebetulnya masih banyak - Jika anda mau mendownload :) ) bisa di ambil kesimpulan dengan bentuk pertanyaan yang mengarah ke masing-masing blogger itu sendiri, "Apa sih motivasi saya nge-blog?" atau lebih simple "Saya ngeblog untuk apa?". Jika sudah tahu apa motivasinya ya silahkan dilanjut untuk membaca ebook tersebut dan semoga bisa menjadi selebloger yang lain supaya ada anggapan adalah semua bisa nyeleb lewat blognya masing-masing.

Sebenarnya saya dan Agus Siswoyo berbeda dalam beberapa hal karena motivasinya ngeblognya juga berbeda. Tak perlu dijelaskan apa perbedaannya, yang terpenting saya tetap menghargai motivasi ngeblog dari masing-masing blogger yang ada. Dan itu bagi saya adalah suatu hal yang sangat lumrah, punya motivasi agar menjaga blogger dan blog tetap original dalam beberapa hal. Daripada cuma latah dan tidak tahu apa motivasi ngeblognya. Kalau ditanyain orang kan bisa lucu tuh. Q: "Eh motivasi ngeblog lu apaan sih?" A: "Ngga tahu" Q: "-_-* Gimana sih?"

Yap,, itu dia tulisan saya tentang ebook dari Agus Siswoyo. Pembaca yang mau jadi selebloger atau setidaknya menemukan dan memantapkan motivasi ngeblog langsung saja mengunjungi lokasi ebook di bawah ini.

Unduh (Ina)


Download (En)


Dapatkan foto saya di ebook ini.


Silahkan bagi yang ngefans,


bisa langsung ke Lembaga Permasyarakatan.


*xixixi*



Nb: Buat Agus Siswoyo, tambah sukses dan tambah "niat" ya mas nulisnya. Congratulations for your 1st ebook!

Sunday, August 8, 2010

Gadget pintar yang mempunyai spesialisasi di push email, akses sosial media, dan keypad qwerty yang nyaman dan antislip ini memang sedang digandrungi oleh sebagian masyarakat di Negeri Maritim, Indonesia Raya. Mulai dari pelajar, orang berdasi sampai pengangguran sekalipun di sihir oleh gadget buatan RIM Kanada ini.

Bukan review gadget atau kecemburuan sosial yang akan ditampilkan disini. Tapi lebih menarik kalau saya mencoba berceloteh tentang pemblokiran Blackberry di Indonesia. Entah itu ikut-ikut atau memang niatan tulus untuk keamanan negara, entahlah. Saya bukan orang DPR soalnya. *genteng aman dari corat-coret!* :D

Kalau layanan Blackberry diblokir, maka setidaknya kita akan terhindar dari masalah-masalah seperti:




Semua tentu ada efeknya, entah positif entah negatif. Yang paling ditakutkan adalah jika dampak Blackberry sudah mencapai tahap seperti ini:



Sekedar intermezzo dari postingan yang acak-acakan ini untuk menghibur diri anda yang mungkin sedang ketakutan dengan ancaman pemblokiran layanan Blackberry di Indonesia.


Tapi kalau dikembalikan kepada saya, apa mungkin layanan Blackberry diblokir. Saya jawab, "Kemungkinan itu ada. Tapi, ngga besar kok. Tenang saja, kalaupun memang BB tidak bisa diselamatkan lagi, pasti ada generasi berikutnya. Dan pasti lebih baik. So, No BB No Cry kan??"


*Postingan sok bijak* :D