Sepertinya saya adalah salah satu blogger yang tidak berkecimpung di bisnis online, internet marketer atau maniak SEO. Saya tergolong blogger murni tanpa pertamax, bensin atau solar. Benarkah demikian?
Yoi! Saya memang tidak bekerja di bisnis online..! Tapi tunggu dulu, saya Tidak Anti atau tutup mata terhadap bisnis online dan atek-anteknya. Ini karena saya juga berlangganan sales letter yang disediakan oleh para pembisnis online. Meski menggunakan akun email yang lain.
Ada yang dari dalam negri dan luar negri, kalau kebetulan saya lagi nemu blog/web bisnis online yang ada fasilitas email subscribernya, pasti saya masukan nama dan alamat email. (Prosedural..hehe)
[caption id="" align="alignleft" width="480" caption="Ada juga dari Lutfi Avandi (cafebisnis). Meskipun bukan member premium."]
[/caption]
Karena suka membaca, maka saya juga tidak pilah pilih dalam bahan bacaannya. Semua saya baca.
Disini saya hanya ingin menyampaikan kenapa saya juga gemar mengoleksi sales letter.
Yang pertama, saya hidup di dunia yang lagi hot-hotnya internet. Mulai dari cari sensasi sampai menjadi professional worker semua ada di internet. Saya ngga mau ketinggalan donk mengamati dinamika online yang sedang berjalan. Ini menjadikan saya lebih dinamis dan tau banyak hal.
Seperti yang saya sampaikan di atas, kan ada juga tuh email yang dari luar negri dan pasti pakai bahasa inggris. Di sinilah saya mengasah kemampuan membaca dalam bahasa Inggris. Kalau di ELTI (lembaga pendidikan Bahasa Inggris) ini termasuk kriteria English for Bussiness. Lumayanlah untuk mengupgrade kemampuan.
Sesuai dengan ilmu ekonomi, sales letter ini adalah barang subtitusi (pengganti). Di saat saya kehabisan buku yang akan saya santap dan kebetulan ada waktu luang, saya pasti akan membuka satu per satu email yang berisikan sales letter lalu membacanya. Waktu luang tidak terbuang percuma.
Mempelajari cara mereka melakukan branding produk dan cara berpromosi. Dari beberapa ada yang unik, tapi ada yang basi juga sih. Tapi setidaknya saya juga mempelajari cara mereka bertutur dalam meraih hati para pelanggan. Sebab kalau cara bertuturnya pas, ngga usah di suruh dan dipaksa ntar juga beli sendiri kok. Ini poinnya.
Bekerja dan kuliah di bidang IT, ini saya jadikan bahan pelajaran untuk menimba ilmu dan menggali ide untuk kedepannya. Saya bilang ini investasi. Siapa tau aja ada yang berkonsultasi atau malah ngajak rekanan untuk membangun bisnis online atau menjadi pakar Online Strategist and Manajerial dimana pengetahuan tentang internet, socmed dan bisnis sangat dibutuhkan. Who Knows?!
Dan yang terakhir. Saya akan punya catatan, timeline, data dan fakta yang suatu saat nanti bisa saya ceritakan untuk rekan, calon istri (terus jadi istri beneran) dan mungkin anak cucu saya kelak. Wow jauh amat?? Sekali lagi...Who Knows?! hehehe
Nah itulah mengapa saya tidak Anti terhadap bisnis online meskipun saya tidak melakukan pekerjaannya. Karena bagi saya, belajar itu dinamis dan bisa dari mana saja. Tinggal pintar-pintar aja menyerap sarinya dan membuang sifat buruknya. Ngga ada kok yang namanya buah simalakama kalau memang bener-bener mau belajar.
Lalu, bagaimana dengan anda? Terutama yang sedang berkecimpung sebagai marketer di dunia maya ini. Adakah pengalaman menarik seputar sales letter yang anda baca atau koleksi?
Yoi! Saya memang tidak bekerja di bisnis online..! Tapi tunggu dulu, saya Tidak Anti atau tutup mata terhadap bisnis online dan atek-anteknya. Ini karena saya juga berlangganan sales letter yang disediakan oleh para pembisnis online. Meski menggunakan akun email yang lain.
Ada yang dari dalam negri dan luar negri, kalau kebetulan saya lagi nemu blog/web bisnis online yang ada fasilitas email subscribernya, pasti saya masukan nama dan alamat email. (Prosedural..hehe)
[caption id="" align="alignleft" width="480" caption="Ada juga dari Lutfi Avandi (cafebisnis). Meskipun bukan member premium."]
Karena suka membaca, maka saya juga tidak pilah pilih dalam bahan bacaannya. Semua saya baca.
Disini saya hanya ingin menyampaikan kenapa saya juga gemar mengoleksi sales letter.
Yang pertama, saya hidup di dunia yang lagi hot-hotnya internet. Mulai dari cari sensasi sampai menjadi professional worker semua ada di internet. Saya ngga mau ketinggalan donk mengamati dinamika online yang sedang berjalan. Ini menjadikan saya lebih dinamis dan tau banyak hal.
Seperti yang saya sampaikan di atas, kan ada juga tuh email yang dari luar negri dan pasti pakai bahasa inggris. Di sinilah saya mengasah kemampuan membaca dalam bahasa Inggris. Kalau di ELTI (lembaga pendidikan Bahasa Inggris) ini termasuk kriteria English for Bussiness. Lumayanlah untuk mengupgrade kemampuan.
Sesuai dengan ilmu ekonomi, sales letter ini adalah barang subtitusi (pengganti). Di saat saya kehabisan buku yang akan saya santap dan kebetulan ada waktu luang, saya pasti akan membuka satu per satu email yang berisikan sales letter lalu membacanya. Waktu luang tidak terbuang percuma.
Mempelajari cara mereka melakukan branding produk dan cara berpromosi. Dari beberapa ada yang unik, tapi ada yang basi juga sih. Tapi setidaknya saya juga mempelajari cara mereka bertutur dalam meraih hati para pelanggan. Sebab kalau cara bertuturnya pas, ngga usah di suruh dan dipaksa ntar juga beli sendiri kok. Ini poinnya.
Bekerja dan kuliah di bidang IT, ini saya jadikan bahan pelajaran untuk menimba ilmu dan menggali ide untuk kedepannya. Saya bilang ini investasi. Siapa tau aja ada yang berkonsultasi atau malah ngajak rekanan untuk membangun bisnis online atau menjadi pakar Online Strategist and Manajerial dimana pengetahuan tentang internet, socmed dan bisnis sangat dibutuhkan. Who Knows?!
Dan yang terakhir. Saya akan punya catatan, timeline, data dan fakta yang suatu saat nanti bisa saya ceritakan untuk rekan, calon istri (terus jadi istri beneran) dan mungkin anak cucu saya kelak. Wow jauh amat?? Sekali lagi...Who Knows?! hehehe
Nah itulah mengapa saya tidak Anti terhadap bisnis online meskipun saya tidak melakukan pekerjaannya. Karena bagi saya, belajar itu dinamis dan bisa dari mana saja. Tinggal pintar-pintar aja menyerap sarinya dan membuang sifat buruknya. Ngga ada kok yang namanya buah simalakama kalau memang bener-bener mau belajar.
Lalu, bagaimana dengan anda? Terutama yang sedang berkecimpung sebagai marketer di dunia maya ini. Adakah pengalaman menarik seputar sales letter yang anda baca atau koleksi?
saya jg termasuk orng yg gak perduli dgn bisnis Online.. yg penting nulis berbagi pengetahuan dan menimba ilmu apa saja dari blog2 sahabat yg lain.. disamping itu jg ngeblog saya jadikan ajang silahturahmi antar sesama umat.. kata rasulullah, silahturahmi dapat memperpanjang umur.. :D
ReplyDeletesalam kenal.. :D
Ehm.. Bukannya saya ngga peduli mas, bahkan saya mengakui kalo bisnis online itu ada dan memang menghasilkan.. Tapi saya hanya memantaunya karena belum ada rasa untuk mencari uang dari sana dan selama belum ada rasa saya hanya gemar mengoleksi sales letter untuk ditarik pelajarannya..
ReplyDeleteSetuju mas kalo blog memang dijadikan tempat bersilaturahmi dan tempat mencairkan unek-unek..
Salam kenal juga mas Sapta, terima kasih sudah berkunjung.. :)
Terjun di bisnis apa pun memang selayaknya bertolak dari hati. Jika kita belum merasa memerlukannya, ya tentunya tidak perlu melakukannya saat itu.
ReplyDeleteHehehe... wajahku dah nampang di networked blog.
Tapi pas mo langganan artikelnya koq ada meesage seperti ini, "The feed does not have subscriptions by email enabled". Kenapa ya Mas?
Lia juga belum ikutan bisnis online :D.... "belum" bisa jadi "akan" heheh
ReplyDeleteDari ngeblog banyak ilmu baru yang lia dapat ... dan dr beberapa blogger sukses yang pernah lia ajak ngobrol, diakui bisnis online menjanjikan juga.... ^_^...
Namun lia sadar akan kapasitas lia....kalo kita benci sesuatu maka kita akan merugi....iya dong.. kehilangan kesempatan untuk belajar...
Uppps maaf kalo kepanjangan komennya pada kunjungan perdana..
Salam :shakehand2
.-= delia´s last blog ..Mencoba Romantis =-.
@Vidzas Erdien, Betul itu pak... Keinginan yang berasal dari hati pasti enak menjalaninya.
ReplyDeleteTerima kasih sudah mengingatkan pak... Saya ternyata lupa untuk edit feednya..hehe. Bisa di coba lagi pak.. :)
Siip mba Lia... Kalau kita anti pasti ngga dapat apa2.. Ambil pelajarannya aja..
ReplyDeleteUntuk sekarang bisa dicicil baca-baca sales letternya dulu aja.. Lumayan buat tambah referensi untuk kedepannya..
Salam kenal juga mbak Lia.. :)
Salam Mas Andre,
ReplyDeleteSepertinya kita satu aliran cuma lain guru :lol:
Bisnis ( online/offline ), tidak semua orang bisa melakoninya, jika hanya sekedar membaca untuk menambah pengetahuan ( investasi ) tidak ada salahnya, tetapi jika kemudian tergoda ikut-ikutan padahal tidak mengerti apa-apa, wah bisa cilaka juga.
@Andre, Maih seperti kemarin Mas, masih ada pesan yang saya sebutkan di atas. Jadi belom bisa langganan nih. Ah langganan via feed commen rss aza ya?
ReplyDeleteSaya juga belum sampai pada tahap bisnis online, masih banyak yang harus dipelajari dalam membangun sebuah blog. Jadi saya fokus kesana dulu.
ReplyDeletehello Bung -
ReplyDeletesebaiknay memang begitu..
kita boleh saja tidak ikut berkecimpung di dunia bisnis online,, namun kita juga tidak boleh benci dunia bisnis online tersebut....
:cendol :cendol :cendol
@Vidzas Erdien, Silahkan pak.. Terima Kasih..
ReplyDeleteFeed Networked blognya masih dicari-cari penyebabnya..hehe
@aldy, Salam juga mas Aldy,
ReplyDeleteBetul mas... Pertama invest dulu, siapa tau besok-besok berguna dan pastinya itu sangat menyenangkan.. Investnya berhasil..
@Fuvenanda, Mantab's.. Semangat bro.. :beer:
ReplyDeleteYups, ada pelajaran yang ditarik dari sana.. Ngga mau pekerjaannya tapi mau ilmunya..hehe
ReplyDeleteJudul yang bijaksana mas, dunia online memang sangat menjanjkan. Disamping mengasah kemampuan kita dalam menulis dengan ngeblog, kita juga punya peluang untuk mendulang pendapatan darinya.
ReplyDeleteSemuanya terserah kita, mau murni jadi blogger. Atau sambil berbisnis online.... up to you :)
.-= Sumartono´s last blog ..Tantangan berat Alfred Riedl sebagai pelatih Timnas Indonesia =-.
Bisnis online makin menarik. Saya justru makin cinta. Sejak penghasilan pertama saya dapat, semangat berbisnis saya makin menyala-nyala. Kalau ada yang bilang bisnis internet itu tidak lebih dari dunia tipu-menipu, itu adalah pikiran salah yang perlu dicuci otaknya.
ReplyDelete.-= Agus Siswoyo´s last blog ..Gangguan-gangguan Yang Menyenangkan =-.
[...] This post was mentioned on Twitter by Agus Siswoyo, Andrean. Andrean said: Bisnis Online: Aku Tidak Benci Padamu!: Sepertinya saya adalah salah satu blogger yang tidak berkecimpung di bisn... http://bit.ly/djers4 [...]
ReplyDeleteUntuk memilih pekerjaan memang kembali ke diri kita mas.. Apalagi bisnis online tidak terikat oleh Dinas2 tertentu.. Sak karepe dewe..hehe
ReplyDeleteSipp mas.. Semakin bergelora nih nampaknya dalam menggeluti bisnis online.. Sukses dah!!
ReplyDeleteSemenjak dapat uang pertama hasil bisnis online, saya jadi makin tertantang untuk terus fokus..hehehe. Uang pertama saya yaitu dari hasil menjadi afiliate produk lokal (Indonesia). Jadi affiliate itu enak. Gak perlu beli produknya. Cukup jadi pemasar/promotor, lalu ketika ada pembelian dari link affiliasi kita, maka kita akan dapat komisi. Tapi saya bukan affiliate ebook loh..wkwkwkk
ReplyDelete.-= iskandaria´s last blog ..5 Penyebab Broken Link pada Blog =-.
Mantab's mas Is.. Lanjutkan!!
ReplyDelete@Andre, siap komendan!!! :sup2:
ReplyDeletesalam sahabat,
ReplyDeletesaya juga kayak mas iskandaria ni gan
saya makin cinta dan sayang banget ni ma bisnis online
mampir balik ya gan jika berkenan
saya baru coba-coba ingin memulai, siapa tahu malah jadi bisnis utama
ReplyDelete.-= ekopras´s last blog ..Manfaat Tanaman Kumis Kucing sebagai Obat =-.
Saya juga mungkin hampir mirip dengan mas, saya banyak berlangganan sales letter untuk di pelajari. Tapi untuk berkecimpung dalam dunia bisnis online belum, cuma kerja online sudah memulai maksudnya seperti paid review :D
ReplyDelete.-= ProWPblogger´s last blog ..Cara Menambah Default Gravatar =-.
saya belum terlalu mendalami bisnis di dunia maya :D
ReplyDelete.-= tommy´s last blog ..Telkom Speedy Mengalami Gangguan Akses ke Luar Negeri =-.
@Gus Ikhwan, Karena sama, komentar balasan juga saya samakan juga deh..
ReplyDeleteSiip Agan Gus.. Lanjutkan!!!
:cendol
@ekopras, Dicoba-coba dulu aja mas,, bisnis online juga menjanjikan kok.
ReplyDeleteSukses pak untuk bisnisnya..
@ProWPblogger, Akhirnya ada juga yang seperti saya..wkwkwk.
ReplyDeleteWah lumayan tuh PTR'nya, tapi sekarang lagi rada sepi ya?? Rajin kumpulin coupon godaddy donk?wekeke
@tommy, Belum terlalu, berarti sudah dikit-dikit donk?
ReplyDeleteKalo Ane udh mulai kecanduan nih gan, semenjak dpt duit setumpuk diFJB kaskus, skr malah lg mulai GA....hehee...intinya yg penting kita enjoy ngejalaninya. Bisnis apapun kalo gak enjoy gak akan ada hasilnya Gan :ilovekaskus
ReplyDelete.-= 2R´s last blog ..Cara Mudah Meningkatkan Trafik Blog =-.
Pasti sering nongkrong di TeOoBe juga nih..hehe..
ReplyDeleteSama kayaknya mas. . .saya juga masih blogger murni . .
ReplyDelete@Udin Hamd | Blogger 2 Inchi, Wah akhirnya juga ada yang sama dengan saya. Hidup blogger murni!! :thanks2
ReplyDelete@Andre,
ReplyDeleteHidup blogger 2 inchi....hehe
hidup blogger murni. . . .:hotrit
@Udin Hamd | Blogger 2 Inchi, Muantab's.. :recsel
ReplyDeletesaya belum bersentuhan dengan bisnis online apa pun, termasuk PTR. Salesletter saya tetap baca (pake email lain juga), produk affiliate/reseller kadang beli, tapi semuanya sekedar memuaskan rasa ingin tahu, kayak apa sih cara kerjanya.
ReplyDeleteKeinginan terjun ke biz OL jelas ada, tapi saya belum menemukan format yg cukup menarik. Jadi sementara ini ya seneng2 aja ngeblog.
.-= suarakelana´s last blog ..Memperkuat Infrastruktur Bisnis Melalui Kontes. =-.
Hehe,, mantab's pak.. Memuaskan rasa ingin tau, dan siapa tau nanti menemukan format yang cocok dengan keinginan hati. Pasti lebih lancar jaya tuh menjalaninya.. :recsel
ReplyDeleteSaya sama sekali tidak tertarik dengan marketing spam. Mereka sudah tidak punya etika sama sekali. Padahal jika kita mencontoh situs-situs besar, bahkan jika menggunakan satu link affiliate di dalam postingnya mereka selalu bilang terus terang.
ReplyDeleteSalah satu contoh internet marketer yang jujur dan beretika adalah Danny Outlaw (http://www.outlawdesignblog.com/). Jika dalam postingnya ada link affiliate, dia selalu memberi peringatan sebelumnya.
.-= Jeprie´s last blog ..Ikon Ballpoint dan Surat Gratis =-.
@ProWPblogger, mungkin yg tepat newsletter, bukan sales letter.. kalo sales letter itu surat penjualan :)
ReplyDelete.-= Ardy Pratama´s last blog ..Alhamdulillah… Akhirnya… =-.
hidup kan pilihan ya, mau jadi apa kita itu sesuai dengan keinginan kita...
ReplyDeleteyg penting jangan brenti blajar, ilmu kan modal yg luar biasa ketimbang
uang. Bener gak? Kalo ada ilmu saya rasa gampang nyari uang, karena
udah ada modal ilmu...
Tapi kalo punya uang belum tentu punya ilmunya. Buktinya banyak tuh pebisnis
yg bangkrut gara2 gak punya ilmu ngelola uang... :D
saya sendiri udah terjun di bisnis online, belum lama2 banget sih :) pengalaman
yg gak terlupakan pas pertama dapet dollar.. wkwkwkwk...
.-= Ardy Pratama´s last blog ..Alhamdulillah… Akhirnya… =-.
@Ardy Pratama, Iya mas,, ini hanya masalah pilihan kok... Untuk langkah selanjutnya ya kembali ke masing-masing...
ReplyDeleteUntuk implementasinya saya ngga bisa komen, soalnya saya bukan pelaku..hehe.. :D
@Jeprie, Tapi marketing SPAM sekarang udah banyak ditinggalkan mas... Sudah pada pinter melihat kebohongannya..hehe..
ReplyDeleteSaya sama dgn @Ardy Prataman "hidup adalah pilihan" termasuk pilihan profesi atau ladang mencari uang. Sejauh ini, Bisnis Online adalah pilihan saya untuk mengisi pundi2 penghasilan. Yaa.. walaupun belum berhasil sesuai harapan, tapi dengan terus belajar, saya yakin suatu saat saya bisa sukses di bisnis online. :)
ReplyDeleteSaya juga berlangganan sales letter beberapa "orang luar". Tapi kini dengan makin menggilanya email dari milis komunitas blogger yang saya ikuti dan keaktifan nge-twit, suka skip-skip deh bacanya. :))
ReplyDelete[...] Bisnis Online Aku Tidak Benci Padamu (11 Mei [...]
ReplyDelete